Aside
0

Pernah gabung dengan MLM? atau setidaknya pernah di prospek oleh member MLM? 

Saya pernah! dua duanya, baik diprospek maupun gabung MLM. tapi jangan ditanya sudah sampai level apa saya di MLM, paling banter ya jadi sekedar “member” saja, gak nyampe tuh manager, diamond, double diamond, ruby bahkan director ato apalah sebutannya bagi achievement puncak sebuah MLM. Kebanyakan hanya “anget-anget tai ayam” saja, atau lebih tepatnya euforia “pelarian” dari rutinitas kerja sehari-hari yang memimpikan “time freedom” yang di-iming-iming-kan para leader dalam orasinya ketika saya pertama kalinya ikut pertemuan MLM. syaul! saya terbawa emosi dan terbuai mimpi bahwa di belahan kuadran sebelah sana “yang katanya” adalah kuadrannya para  bisnis owner yang diterjemahkan mereka sebagai kuadrannya “Pelaku MLM” akhirnya saya daftar dong!! waktu itu, 4 tahun yll, kl tidak salah sekitar 2juta rp. tambah embel2 renungan yang menggampar pipi dg kalimat saktinya “siiiappaaa yang akan membahagiakan orang tua andaa?? anak-anak anda???” aarrghh.. si Leader MLM dengan setelan jas ala pak Dirut itu menggugah emosi saya. dan yak! dia berhasil menggiring saya ke ATM, membayar uang registrasi dan membawa oleh-oleh ‘beberapa’ biji produk yg dijajakan.

jika saya pake nalar, maka seharusnya sy bisa bilang bahwa apa yg saya bawa pulang dg barter 2jt itu ya bener-bener overpriced. tapi demii “time freedom” saya relllaaa….

yang mana baru disadari beberapa bulan setelahnya bahwa time freedom itu hanyalah ilusi..

*kapokmu kapann*

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s